← Artikel
05 Oct 2026
SHOOT MINI MOVIE EDUKASI APLIKASI LIBAS 110
Adegan shoot ending mini movie edukasi aplikasi LIBAS di Lapangan LIBAS Polrestabes Semarang, take 9 September 2026. KARYA HASIL KOLABORASI ANAK MAGANG DIVISI HUMAS RUANG PCC DENGAN PETUGAS ANGGOTA PCC, ANGKAT STUDI KASUS BALAP LIAR DI MASYARAKAT
SEMARANG — Divisi anak magang bagian Humas Presisi Command Center (PCC) Polrestabes Semarang memproduksi mini movie sebagai materi edukasi aplikasi LIBAS (Layanan Informasi dan Pengaduan Masyarakat) 110 untuk publikasi media sosial PCC. Proses pengambilan gambar berlangsung pada 8–9 September 2026 di Ruang Presisi Command Center, lorong dan halaman belakang Presisi Command Center, serta Lapangan LIBAS Polrestabes Semarang. Konten tersebut dipublikasikan pada 18 September 2026.
Mini movie tersebut mengangkat fenomena balap liar yang masih menjadi salah satu persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan serta masyarakat. Cerita disusun menggunakan alur maju dengan latar suasana sore hari.
Dalam alurnya, mini movie menggambarkan keresahan pengguna jalan dan masyarakat akibat balap liar yang tidak terkendali. Situasi tersebut kemudian diarahkan pada pengenalan aplikasi LIBAS sebagai salah satu sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan dan memperoleh respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.
Sejumlah anak magang pada Ruang PCC Divisi IT dan Manajemen turut terlibat sebagai talent, yakni Mahesa dan Wahyu Mukti Pratasa dari Udinus memerankan tokoh sebagai pembalap liar. Sementara Raihan Akbar Putra P. dan Mahesa Dwi K. P., yang juga dari Udinus ini, berperan sebagai pengguna jalan yang dirugikan akibat aksi balap liar.
Tokoh warga diperankan oleh Patricia Wam Quena dari Stemba, serta Destannisa Barayudha, Puspita Maharani, dan Aisyah Nur Listiani dari Universitas BPD. Shabrina Nurbella P. dari Universitas BPD turut memerankan tokoh warga yang memberikan edukasi mengenai aplikasi LIBAS 110. Sementara itu, Siti Syaharani Khoiriyah dari Udinus mengisi bagian voice over dalam konten tersebut.
Produksi mini movie juga melibatkan personel PCC. Bripda Maulana Darma Susena, S.H. memerankan petugas yang menerima laporan melalui layanan 110. Bripda Muhammad Falevi Firgi Saputra, S.H. dan Bripda Kevin Wicaksono berperan sebagai petugas patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam alur cerita.
Di balik proses produksi, empat anak magang bagian Humas, yakni Icha Ameilia Magda dari Unissula, Naila Tahta Alfina dari Unissula, Tiara Eka Sari dari UPGRIS, dan Ridha Sabrina dari USM, bekerja sama dalam menyiapkan dan melaksanakan pengambilan gambar mini movie tersebut.
Produksi konten ini diarahkan untuk memperkenalkan aplikasi LIBAS kepada masyarakat secara lebih mudah melalui media sosial. Pesan edukasi disampaikan dengan mengambil situasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, salah satunya keresahan akibat balap liar.
Melalui konten tersebut, masyarakat diperkenalkan pada layanan aplikasi LIBAS 110 milik Polri Polrestabes Semarang sebagai sarana pelayanan dan pengaduan yang dapat dimanfaatkan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.
Proses pengambilan gambar berlangsung dengan dukungan dan keterlibatan petugas anggota PCC. Setelah produksi selesai, mini movie tersebut mendapat dukungan dan apresiasi positif dari petugas PCC.
Publikasi mini movie pada 18 September 2026 menjadi bagian dari upaya penyampaian informasi mengenai aplikasi LIBAS melalui konten media sosial yang dikemas dalam bentuk cerita edukatif dan melibatkan kolaborasi antara anak magang bagian Humas dengan personel PCC.
Mini movie tersebut mengangkat fenomena balap liar yang masih menjadi salah satu persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan pengguna jalan serta masyarakat. Cerita disusun menggunakan alur maju dengan latar suasana sore hari.
Dalam alurnya, mini movie menggambarkan keresahan pengguna jalan dan masyarakat akibat balap liar yang tidak terkendali. Situasi tersebut kemudian diarahkan pada pengenalan aplikasi LIBAS sebagai salah satu sarana yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan dan memperoleh respons terhadap berbagai persoalan yang dihadapi.
Sejumlah anak magang pada Ruang PCC Divisi IT dan Manajemen turut terlibat sebagai talent, yakni Mahesa dan Wahyu Mukti Pratasa dari Udinus memerankan tokoh sebagai pembalap liar. Sementara Raihan Akbar Putra P. dan Mahesa Dwi K. P., yang juga dari Udinus ini, berperan sebagai pengguna jalan yang dirugikan akibat aksi balap liar.
Tokoh warga diperankan oleh Patricia Wam Quena dari Stemba, serta Destannisa Barayudha, Puspita Maharani, dan Aisyah Nur Listiani dari Universitas BPD. Shabrina Nurbella P. dari Universitas BPD turut memerankan tokoh warga yang memberikan edukasi mengenai aplikasi LIBAS 110. Sementara itu, Siti Syaharani Khoiriyah dari Udinus mengisi bagian voice over dalam konten tersebut.
Produksi mini movie juga melibatkan personel PCC. Bripda Maulana Darma Susena, S.H. memerankan petugas yang menerima laporan melalui layanan 110. Bripda Muhammad Falevi Firgi Saputra, S.H. dan Bripda Kevin Wicaksono berperan sebagai petugas patroli sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat dalam alur cerita.
Di balik proses produksi, empat anak magang bagian Humas, yakni Icha Ameilia Magda dari Unissula, Naila Tahta Alfina dari Unissula, Tiara Eka Sari dari UPGRIS, dan Ridha Sabrina dari USM, bekerja sama dalam menyiapkan dan melaksanakan pengambilan gambar mini movie tersebut.
Produksi konten ini diarahkan untuk memperkenalkan aplikasi LIBAS kepada masyarakat secara lebih mudah melalui media sosial. Pesan edukasi disampaikan dengan mengambil situasi yang dekat dengan kehidupan masyarakat, salah satunya keresahan akibat balap liar.
Melalui konten tersebut, masyarakat diperkenalkan pada layanan aplikasi LIBAS 110 milik Polri Polrestabes Semarang sebagai sarana pelayanan dan pengaduan yang dapat dimanfaatkan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut.
Proses pengambilan gambar berlangsung dengan dukungan dan keterlibatan petugas anggota PCC. Setelah produksi selesai, mini movie tersebut mendapat dukungan dan apresiasi positif dari petugas PCC.
Publikasi mini movie pada 18 September 2026 menjadi bagian dari upaya penyampaian informasi mengenai aplikasi LIBAS melalui konten media sosial yang dikemas dalam bentuk cerita edukatif dan melibatkan kolaborasi antara anak magang bagian Humas dengan personel PCC.